Berita Desa
ditulis pada 22 November 2020
Kunjungi Desa Sigapiton, Wishnutama: Saya Optimis Jadikan Danau Toba Destinasi Wisata Populer
PIKIRAN RAKYAT - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mendatangi Desa Sigapiton Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Wishnutama mengaku sangat senang dapat berkunjung ke desa tersebut dan dapat secara langsung melihat proses pembangunan di wilayah Danau Toba.Kunjungan Mentri ke Desa SigapitonHal ini disampaikannya dalam akun Instagram pribadinya @wishnutama pada Kamis 4 Maret 2020. Wishnutama mengunggah 9 foto saat ia berkegiatan di desa tersebut. Ia pun mengaku Desa Sigapiton sebagai salah satu dari empat desa yang memasuki Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Saya tidak mau Anda mengalami hal ini! Metode yang saya bagikan terbukti membuat pasangan lengket"Desa Sigapiton sendiri merupakan satu dari empat desa yang masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba."Di kawasan ini nantinya akan dibangun Toba Caldera Resort," tulisnya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @wishnutama.Tak hanya itu, pemerintah pun akan membangun Creative Hub untuk mendapatkan ruangan bagi talenta ekonomi kreatif setempat agar semakin optimal dalam berkarya."Para pelaku kreatif nantinya bisa mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop, showcase, dan beragam kegiatan lainnya di Creative Hub."Diharapkan tempat ini juga bisa menjadi destinasi wisata baru yang menarik bagi wisatawan," tulisnya.Wishnutama pun mengaku kagum dengan potensi di wilayah ini saat mengunjung sekolahan dan universitasnya."Kekaguman saya akan potensi kawasan ini semakin bertambah ketika mengunjungi SMA Unggul Del dan Institut Teknologi Del yang amat berpotensi melahirkan anak-anak Indonesia yang hebat nantinya," tulisnya.Sehingga ia merasa optimis dapat menjadikan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata populer bagi wisatawan baik di dalam negeri maupun di luar negeri."Saya optimis kita bisa bersama-sama menjadikan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata populer bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri," tambahnya.Sumber: Pikiran Rakyat
ditulis pada 22 November 2020
Desa Sigapiton Resmi Dikembangkan Jadi Desa Wisata Berbasis Pertanian
Sepakat mengembangkan sejumlah spot atraksi pariwisata di kawasan Danau Toba, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bersama Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sumut dan pemerintah Kabupaten Toba berencana akan mengembangkan Desa Sigapiton. Pengembangan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah guna meningkatkan perekonomian daerah,Desa Sigapiton merupakan salah satu desa yang terpilih untuk dikembangkan menjadi desa wisata berbasis pertanian atau agrowisata pada komoditas bawang merah.Fyi, kontur alam Desa Sigapiton memang sangat menarik, posisinya dikelilingi oleh perbukitan dan persawahan. Tak begitu jauh dari desa ini juga ada pula pantai menarik yang diberi nama serupa, yaitu pantai Sigapiton.Kondisi geografis dengan wilayah bebatuan membuat Desa Sigapiton menjadi sentra bawang merah di kawasan Danau Toba. Karena mata pencaharian masyarakatnya adalah petani maka di desa Sigapiton turis dapat menikmati pengalaman berwisata agro.Jika ingin berwisata ke Desa Sigapiton pengunjung tidak perlu pusing untuk memikirkan penginapan karena sudah ada homstay unik berbentuk telur dan rumah adat Batak disana. media widget
ditulis pada 04 Desember 2020
Kearifan Lokal Desa Wisata Sigapiton
Rakyatsumut.com, Pengembangan pariwisata Danau Toba terus dilakukan pemerintah. Targetannya untuk mendatangkan wisatawan yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.Bahkan, Kementerian Pariwisata mencanangkan pembangunan 10 desa wisata di Danau Toba. Peletakan batu pertama untuk menandai pembangunan dilakukan serentak, Jumat (10/7/2020).Pembangunan desa wisata ini mendapat dukungan dari  PT Pertamina (Persero) dan PT Pegadaian (Persero) dalam pembinaan pembersihan lingkungan dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat.Direktu Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo mengatakan jika saat ini lebih dari 200 desa yang berbatasan langsung dengan danau. Ini menjadi potensi besar untuk pengembangan Desa Wisata.10 desa yang akan dikembangkan akan menjadi pilot project yang nantinya bisa menjadi rujukan desa lain.“Jadi jika 10 desa ini sukses bisa direplikasi atau diikuti oleh desa-desa lainya. Tentunya jika wisatawan banyak yang hadir akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Arie.Pengembangan desa wisata di Danau Toba dinilai ampuh untuk meningkatkan angka kunjungan wisata. Khususnya wisatawan mancanegara.Kata Arie, Desa Wisata nantinya bisa mempopulerkan kearifan lokal atau local wisdom. Kearifan lokal akan menjadi andalan di masing-masing desa. Tujuannya juga untuk melestarikan kearifan lokal yang kebanyakan sudah mulai hilang.Misalnya, manabur bonih atau menyemai benih di ladang yang ada di Desa Sigapiton. Tradisi ini sudah sangat lama tidak dilakukan. Kemudian kekayaan ulos yang ada di sejumlah desa. Lalu sejumlah situs-situs etnis Batak yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.“Kearifan lokal akan menjadi modal utama dalam pengembangan desa wisata,” ujar Arie.Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam teleconference mengatakan jika pembangunan desa wisata harus dilakukan. Luhut juga sudah pernah meninjau dan melihat potensi besar desa Sigapiton yang juga ditetapkan sebagai desa wisata.“Saya mengutip bahasa Presiden Jokowi. Membangunan desa berarti membangun Indonesia. Kita sebagai saksi untuk pembangunan tersebut atas dukungan dari PT Pertamina dan PT Pegadaian terhadap 10 desa wisata itu,” tutur Luhut.Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak masyarakat di kawasan Danau Toba untuk meningkatkan kualitas dalam sektor pariwisata berstandar internasional.“Karena itu, saya mendorong peningkatkan ekonomi kreatif dengan meningkatkan aktivitas dan kualitas sehingga meningkat daya tarik baru dan event-event menarik dan banyak peminatnya, khususnya dikalangan milenial,” kata WisnutamaDari seluruh desa yang ditetapkan, berbagai kebutuhan seperti infrastruktur wajib dibenahi. Mulai dari akses jalan, perbaikan rumah adat hingga penyediaan air bersih.63.4%10 desa yang ditetapkan menjadi desa wisata antara lain:1. Desa Pearung, Kab. Humbang Hasundutan2. Desa Tipang, Kab. Humbang Hasundutan.3. Desa Marbun Toruan, Kab. Humbang Hasundutan.4. Desa Sigapiton, Kab. Toba.5. Desa Meat, Kab. Toba.6. Desa Tarabunga, Kab. Toba.7. Desa Lintong Ni Huta, Kab. Toba.8. Desa Huta Ginjang, Kab. Tapanuli Utara.9. Desa Huta Nagodang, Kab. Tapanuli Utara.10. Desa Dolok Martumbur, Kab. Tapanuli Utara.